Showing posts with label Nasional. Show all posts
Showing posts with label Nasional. Show all posts

Monday, March 23, 2020

Bantuan Alat Kesehatan dari Tiongkok Sebanyak 8 Ton Tiba di Indonesia

bantuan alat kesehatan

Bantuan alat kesehatan tiba di Indonesia pagi ini Senin (23/3/2020). Alat kesehatan tersebut berupa Alat Pelindung Diri (APD) sebanyak 8 ton. Bantuan tersebut merupakan upaya pemerintah dalam hal ini Kementerian Pertahanan dengan pemerintah Tiongkok.

Secara simbolis APD tersebut diserahkan oleh Menteri Pertahanan kepada Kapuskes TNI, Kepala RSPAD, Kepala RS Suyoto, Kapuskes Angkatan Darat, Kadiskes Angkatan Laut, dan Kadiskes Angkatan Udara.

Pesawat Hercules pengangkut APD tersebut tiba di Lanud Halim Perdana Kusuma pukul 10.45 WIB. Total sebanyak 12 ton bantuan APD, namun yang baru 8 ton lebih APD yang sudah tiba di Indonesia.

APD tersebut antara lain : 7,2 ton Protective Clothing, 128 kg N95 Mask, 110 kg Disposable Gloves, 700 kg Disposable Mask, dan 775 kg Goggles.

Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengatakan upaya ini menunjukkan keseriusan pemerintah dan seluruh unsur yang terlibat bekerjasama dengan negara sahabat seperti Tingkok menghadapai ancaman covid-19.

''Ada 12 ton APD, (kerjasama seperti ini) akan dilaksanakan terus-menerus,'' tegas Prabowo di Lanud Halim Perdana Kusuma, Senin (23/3).

Parbowo juga mengatakan telah berkomunikasi dengan Menteri Pertahanan Tiongkok terkait kebutuhan bantuan Indonesia dalam menghadapi Covid-19. Ia mengaku sudah mengirimkan daftar kebutuhan tersebut kepada Menhan Tiongkok.

''Secara umum apa yang dibutuhkan RS alat kesehatan, ventilator, rapid test, APD, tidak jauh dari itu kebutuhan pokok,'' imbuhnya saat ditanya wartawan.

Saturday, March 14, 2020

Hasil Tracing Sampai 13 Maret 2020, Total Pasien Positif Covid-19 Menjadi 69 Orang

penderita corona di indonesia maret 2020

Pasien positif Corona atau Covid-19 telah bertambah 35 orang, sehingga total pasien positif saat ini menjadi 69 orang. Jubir Pemerintah untuk Covid-19 dr. Achmad Yurianto menyebut setelah tracing dua hari lalu pihaknya mengejar terus-menerus yang akhirnya mendapatkan penambahan pasien positif Covid-19.

''Tracing dari 2 hari lalu kita kejar terus-menurus akhirnya mendapatkan beberapa hal kasus pasien positif,'' kata dia di Komplek Istana Negara, Jumat (13/3/2020).

Berikut rinciannya:
Pasien 35, perempuan 57 tahun masuk ke RS dalam keadaan menggunakan ventilator namun belum pemeriksaan Covid-19. Perburukan kondisi pasien terjadi cepat dan hari itu juga meninggal.

''Hasilnya pemeriksaan spesimennya positif Covid-19 dan sudah diserahkan ke dinas wilayahnya untuk tracing kontak,'' kata dr. Achmad.

Pasien 36, perempuan 37 tahun masuk RS dengan menggunakan ventilator dan mengalami perburukan kondisi dengan cepat kemudian meninggal, ternyata hasil tes spesimen positif Covid-19z

Dinkes wilyah sudah diberi tahu dan langsung tracing.

''Kita masih menunggu hasil kontak tracing dari kedua pasien tersebut,'' ujar dr. Achmad.

Pasien 37, 43 tahun laki-laki kondisi sakit ringan sedang.
Pasien 38, 80 tahun sakit sedang berat, stabil, tidak menggunakan ventilator.
Paien 39, laki-laki 54 tahun, sakit ringan sedang.
Pasien 40, perempuan 46 tahun nampak sakit ringan sedang.
Pasien 41, laki-laki 40 tahun sakit ringan sedang.
Pasien 42, laki-laki 66 tahun sakit ringan sedang.
Paaien 43, laki-laki 34 tahun sakit ringan sedang.
Pasien 44, laki-laki 57 tahun sakit ringan sedang.
Pasien 45, perempuan 29 tahun sakit ringan sedang.
Pasien 46, laki-laki 30 tahun sakit ringan sedang.
Pasien 47, laki-laki 61 tahun sakit ringan sedang.
Pasien 48, laki-laki 35 tahun sakit ringan sedang.
Pasien 49, laki-laki 3 tahun sakit ringan sedang
Pasien 50, laki-laki 59 tahun mengalami perburukan kondisi cepat dari kemarin dan kemudian meninggal. Kontak tracing sedang dilakukan Dinkes setempat.
Pasien 51, laki-laki 60 tahun nampak sakit sedang.
Pasien 52, perempuan 59 tahun nampak sakit ringan sedang
Pasien 53, perempuan 24 tahun nampak sakit ringan sedang
Pasien 55, laki-laki 2 tahun nampak sakit sedang
Pasien 55, perempuan 26 tahun nampak sakit ringan sedang
Pasien 56, laki-laki 58 tahun nampak sakit ringan sedang
Pasien 57, perempuan 27 tahun nampak sakit ringan sedang
Pasien 58, laki-laki 51 tahun nampak sakit ringan sedang
Pasien 59, laki-laki 63 tahun nampak sakit ringan sedang
Pasien 60, perempuan 25 tahun nampak sakit ringan sedang
Pasien 61, perempuan 58 tahun nampak sakit ringan sedang
Pasien 62, laki-laki 51 tahun nampak sakit ringan sedang
Pasien 63, lakia-laki 34 tahun nampak sakit ringan sedang
Pasien 64, perempuan 49 tahu nampak sakit ringan sedang
Pasien 65, laki-laki 48 tahun nampak sakit ringan sedang
Pasien 66, laki-laki 73 tahun nampak sakit ringan sedang
Pasien 67, perempuan 25 tahun nampak sakit ringan sedang
Pasien 68, perempuan 38 tahun sakit ringan sedang
Pasien 69, perempuan 80 tahun sakit sedang

''Ini hasil tracing dari 2 hari lalu (setelah 34 pasien positif) sampai tadi siang. Ini menggambarkan bahwa kita harus melakukan tracing,'' kata dia.

Saat ini pemeriksaan lab bisa dilaksanakan bukan hanya di Balitbangkes tapi juga di Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan (BBTKL), Universitas Airlangga, Lembaga Eijkman, dan beberapa tempat yang saat ini sudah on job training.

''Kit sudah diterima 10 ribu lebih. Maka kontak tracing lebih diutamakan agar cepat melakukan pencegahan, isolasi agar tidak menyebar,'' ujar dr. Achmad. Hotline Virus Corona 119 ext 9.

Friday, March 6, 2020

Jadwal dan Cara Mengikuti Angkutan Motor Gratis PT KAI Mudik Lebaran 2020

mudik motor gratis kai 2020

Momen Angkutan Lebaran 2020, Kemenhub bekerjasama dengan PT KAI menyelenggarakan Angkutan Motor Gratis (Motis) 2020. Kegiatan ini diselenggarakan mulai 16 – 22 Mei 2020 untuk arus mudik dan mulai 27 Mei - 1 Juni 2020 untuk arus balik.

Kapasitas sepeda motor yang dapat diangkut setiap harinya adalah 1.472 unit sepeda motor atau total 19.136 unit selama 13 hari pelaksanaan. Kapasitas tersebut naik 5,7% dari kegiatan tahun sebelumnya yaitu sebanyak 18.096 unit. Terdapat 3 relasi yang dilayani oleh KAI untuk Angkutan Motis 2020 ini yaitu:

1. Lintas Utara: Stasiun Jakarta Gudang - Stasiun Surabaya Pasarturi
Stasiun Jakarta Gudang, Cikarang, Cirebon Prujakan, Tegal, Pekalongan, Semarang Tawang, Ngrombo, Cepu, Bojonegoro, Babat, Surabaya Pasarturi.

2. Lintas Selatan 1: Stasiun Jakarta Gudang - Stasiun Kutoarjo
Stasiun Jakarta Gudang, Cikarang, Cimahi, Kiaracondong, Sidareja, Kroya, Gombong, Kebumen, Kutoarjo.

3. Lintas Selatan 2: Stasiun Jakarta Gudang - Stasiun Surabaya Pasarturi.
Stasiun Jakarta Gudang, Cikarang, Cirebon Prujakan, Purwokerto, Kroya, Kutoarjo, Lempuyangan, Klaten, Purwosari, Madiun, Kertosono, Jombang, Mojokerto, Surabaya Pasarturi.

Untuk mengikuti program ini, masyarakat diwajibkan mendaftarkan diri Online atau Offline dengan detial sebagai berkut::Untuk mengikuti program ini, masyarakat diwajibkan mendaftarkan diri Online atau Offline dengan detial sebagai berkut::

1. Online di situs mudikgratis.dephub.go.id mulai tanggal 26 Februari – 14 Mei 2020

2. Offline:

a. Dengan fasilitas pembelian tiket KA (selama kuota masih tersedia):
i. 26 Februari - 28 April 2020 di Stasiun Jakarta Gudang, Bekasi, Jatinegara, Kemayoran, Cikarang, Depok Baru, Tangerang, Cimahi, dan Kiaracondong

ii. 16 Maret - 28 April 2020 di Stasiun Semarang Tawang, Surabaya Pasar Turi, Mojokerto, Madiun, Purwosari, dan Lempuyangan.

b. Tanpa fasilitas pembelian tiket KA

i. 29 April - 31 Mei 2020, di Stasiun Jakarta Gudang, Bekasi, Jatinegara, Kemayoran, Cikarang, Tangerang, Cimahi, dan Kiaracondong

ii. 16 Mei -31 Mei 2020 di semua stasiun persinggahan Motis.

Syarat dan ketentuan terkait pendaftaran Angkutan Motis ini selengkapnya dapat dibuka pada situs mudikgratis.dephub.go.id, menghubungi Contact Center Kemenhub di 151, atau instagram @ditjenperkeretaapian dan @motis2020.

KAI menyediakan total 62.540 tempat duduk khusus bagi para pendaftar Angkutan Motis yang tersebar pada 24 nama Kereta Api. Jumlah tersebut naik 7,6% dari 2019 yaitu sebanyak 58.088 tempat duduk.

Monday, March 2, 2020

Mulai 18 April 2020, Pengendalian IMEI dengan Skema White List Diberlakukan

toko handphone bandung

Seluruh operator seluler berkomitmen untuk mencegah peredaran perangkat telekomunikasi ilegal yang merugikan masyarakat, industri, operator, dan negara melalui pengendalian IMEI. Hal itu disampaikan dalam konferensi pers di kantor Kominfo, Jumat (28/2) yang dihadiri oleh Dirjen Sumber Daya Perangkat dan Pos dan Infromatika (SDPPI) Kemkominfo Ismail MT, Dirjen Bea Cukai Heru Pambudi, Dirjen Perdagangan Luar Negri Indrasari WisnunWardhana, Dirjen Industri Logam Mesin Alat Transportasi Elektronik (ILMATE) Kemenperind Haryanto dan Wakil Ketua Umum ATSI Merza Fachys.

Dirjen Sumber Daya Perangkat dan Pos dan Infromatika (SDPPI) Kemkominfo Ismail MT menyampaikan hal-hal sebagai berikut:

1. Pengendalian IMEI dilaksanakan untuk memastikan perlindungan konsumen perangkat telekomunikasi dalam membeli dan menggunakan perangkat yang sah (legal) dan memberikan kepastian hukum kepada operator dalam menyambungkan perangkat yang sah ke jaringan telekomunikasi.

2. Pemerintah berkomitmen untuk melaksanakan proses pembatasan penggunaan perangkat bergerak yang tersambung melalui jaringan seluler melalui pengendalian IMEI sesuai dengan peraturan 3 kementerian yang berlaku, yaitu terhitung mulai tanggal 18 April 2020 dengan skema White List yaitu proses pengendalian IMEI secara preventif agar masyarakat mengetahui terlebih dahulu legalitas perangkat yang akan dibelinya.

3. Pemerintah menghimbau masyarakat untuk membeli perangkat handphone, computer genggam, dan komputer tablet (HKT) yang legal. Pastikan untuk kritis dan cerdas (Know Your Mobile) dengan melakukan pengecekan IMEI di situs web Kemenperin (imei.kemenperin.go.id) sebelum melakukan pembelian perangkat HKT baik melalui took maupun online.

4. Regulasi ini berlaku ke depan, sehingga bagi masyarakat yang saat ini perangkatnya sudah aktif meski tidak terdaftar di Kemenperin tidak perlu resah. Perangkat yang sudah aktif sebelum masa berlaku 18 April 2020 akan tetap dapat tersambung ke jaringan bergerak seluler sampai perangkat tersebut tidak ingin digunakan lagi atau telah rusak. Tidak diperlukan registrasi individual.

5. Masyarakat yang membawa perangkat HKT dari luar negeri atau memesan perangkat dan dikirim dari luar negeri setelah tanggal 18 April 2020 agar dapat digunakan di Indonesia maka wajib mendaftarkan IMEI perangkat tersebut melalui sistem aplikasi yang akan disiapkan.

6. Kebijakan ini juga bermanfaat bagi masyarakat untuk dapat melakukan pemblokiran perangkat yang hilang dan/atau dicuri melalui operator seluler masing-masing, sehingga diharapkan dapat menurunkan tindak pidana pencurian perangkat HKT.

Wednesday, February 12, 2020

Penyaluran Dana BOS 2020: Porsi untuk Guru Honorer dan Mekanisme Penyaluran

Mekanisme penyaluran dana BOS terbaru

Dana BOS merupakan pendanaan biaya operasional bagi sekolah yang bersumber dari dana alokasi khusus (DAK) nonfisik. Percepatan proses penyaluran dana BOS ditempuh melalui transfer dana dari Kementerian Keuangan (Kemenkeu) langsung ke rekening sekolah. Sebelumnya penyaluran harus melalui Rekening Kas Umum Daerah (RKUD) Provinsi. Tahapan penyaluran dilaksanakan sebanyak tiga kali setiap tahunnya dari sebelumnya empat kali per tahun.

Dana BOS untuk meningkatan kesejahteraan guru-guru honorer
Penyaluran dan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) di era Mendikbud Nadiem Anwar Makarim mengalami kebijakan baru. Melalui kebijakan Merdeka Belajar episode ketiga, penggunaan dana BOS dibuat fleksibel, salah satunya sebagai langkah awal untuk meningkatan kesejahteraan guru-guru honorer.

Melalui kolaborasi dengan Kemenkeu dan Kemendagri, kebijakan ini ditujukan sebagai langkah pertama untuk meningkatan kesejahteraan guru-guru honorer dan juga untuk tenaga kependidikan. Porsinya hingga 50 persen. Hal tersebut dikatakan Mendikbud di Kantor Kementerian Keuangan, Jakarta, Senin (10/02/2020).

Mendikbud menjelaskan bahwa setiap sekolah memiliki kondisi yang berbeda. Maka, kebutuhan di tiap sekolah juga berbeda-beda. Artinya, dengan perubahan kebijakan ini, pemerintah memberikan otonomi dan fleksibilitas penggunaan dana BOS.

Persyaratan pembayaran honor guru honorer dengan dana BOS
Pembayaran honor guru honorer dengan menggunakan dana BOS dapat dilakukan dengan persyaratan yaitu guru yang bersangkutan sudah memiliki Nomor Unik Pendidik dan Tenaga Kependidikan (NUPTK), belum memiliki sertifikasi pendidik, serta sudah tercatat di Data Pokok Pendidikan (Dapodik) sebelum 31 Desember 2019.

Meningkatkan fleksibilitas dan otonomi kepala sekolah
Kebijakan ini merupakan bagian dari kebijakan Merdeka Belajar yang berfokus pada meningkatkan fleksibilitas dan otonomi bagi para kepala sekolah untuk menggunakan dana BOS sesuai dengan kebutuhan sekolah yang berbeda-beda. Namun, hal ini diikuti dengan pengetatan pelaporan penggunaan dana BOS agar menjadi lebih transparan dan akuntabel. Pemerintah pusat membantu mengurangi beban administrasi Pemerintah Daerah dengan menyalurkan dana BOS dari Kemenkeu langsung ke rekening sekolah sehingga prosesnya lebih efisien.

Penetapan, verifikasi, da validasi data
Penetapan surat keputusan (SK) sekolah penerima dana BOS dilakukan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), kemudian disusul dengan verifikasi oleh pemerintah provinsi/kabupaten/kota. Sekolah diwajibkan untuk melakukan validasi data melalui aplikasi Dapodik sebelum tenggat waktu yang ditentukan. Batas akhir pengambilan data oleh Kemendikbud dilakukan satu kali per tahun, yakni per 31 Agustus. Sebelumnya dilakukan dua kali per tahun, yaitu per Januari dan Oktober.

Nominal satuan BOS per peserta didik
Selain kebijakan penyaluran dan penggunaan, pemerintah juga meningkatkan harga satuan BOS per satu peserta didik untuk jenjang sekolah dasar (SD), sekolah menengah pertama (SMP), dan sekolah menengah atas (SMA) sebesar Rp100.000 per peserta didik.

Untuk SD yang sebelumnya Rp800.000 per siswa per tahun, sekarang menjadi Rp900 ribu per siswa per tahun. Begitu juga untuk SMP dan SMA masing-masing naik menjadi Rp1.100.000 dan Rp1.500.000 per siswa per tahun.

Mekanisme penyaluran dana BOS tahap ketiga
Mendatang, penyaluran dana BOS tahap ketiga hanya dapat dilakukan jika sekolah sudah melaporkan penggunaan dana BOS untuk tahap satu dan tahap dua. Sekolah juga wajib mempublikasikan penerimaan dan penggunaan dana BOS di papan informasi sekolah atau tempat lain yang mudah diakses masyarakat.

---
Mekanisme penyaluran dan anggaran dana BOS tahun 2020 LIHAT/DOWNLOAD DI SINI

Thursday, February 6, 2020

Ini Manfaat Aplikasi Y-Connect Bagi Pemakai All New Nmax 155 Connected/ABS

Aplikasi Yamaha Motorcycle Connect

Momen istimewa kunjungan Valentino Rossi dan Maverick Vinales ke Indonesia sekaligus menghadiri peluncuran aplikasi Y-Connect (Yamaha Motorcycle Connect) pada All New Nmax 155 Connected/ABS dan diumumkannya harga All New Nmax 155 Connected/ABS. Dua rider dari tim Monster Energy Yamaha MotoGP itu ambil bagian dalam acara yang diselenggarakan PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM), Selasa 4 Februari 2020 di Bandara International Hotel, Tangerang Banten.

Aplikasi Y-Connect merupakan inovasi Yamaha yang membuat pengendara dapat terkoneksi dengan All New Nmax 155 Connected/ABS. Ini menjadikan All New Nmax 155 Connected/ABS sebagai motor pertama produksi Indonesia yang terkoneksi dengan smartphone. Saat ini aplikasi Y-Connect sudah dapat diunduh di Google Play Store (Android) dan App Store (Apple).

Selain itu yang sudah ditunggu-tunggu, Yamaha juga secara resmi menginformasikan harga All New Nmax 155 Connected/ABS yaitu Rp 33.750.000 on the road Jakarta.

"All New Nmax 155 Connected/ABS adalah sepeda motor produksi Indonesia pertama yang terkoneksi dengan smartphone yang dapat menghubungkan konsumen dengan sepeda motornya. All New NMAX Connected/ABS menjadi produk unggulan terbaru kami dengan teknologi Y-Connect yang telah tersedia untuk seluruh masyarakat Indonesia. Jadi kami ingin menyampaikan sebuah tren baru teknologi sepeda motor yang telah dimulai dari Indonesia," ungkap Minoru Morimoto, President Director & CEO PT Yamaha Indonesia Motor Manufacturing (YIMM).

Keunggulan utama aplikasi Y-Connect pada teknologi perangkat CCU (Comunication Control Unit) adalah :

1. Lokasi Parkir
Aplikasi Y-Connect akan menyimpan lokasi parkir motor (lokasi terakhir saat motor disconnected dengan smartphone)
- Notifikasi telepon, email, dan pesan
- Memberikan notifikasi di layar speedometer jika ada panggilan atau pesan/email masuk ke smartphone.

2. Rekomendasi perawatan
Membantu pengguna mengetahui kondisi oli mesin dan voltase baterai (accu) serta memberikan rekomendasi untuk maintenance.

3. Konsumsi BBM
Membantu pengguna menganalisa pemakaian bahan bakar saat berkendara.

4. Notifikasi Malfungsi
Memberikan notifikasi melalui aplikasi Y-Connect dan email jika terjadi masalah pada motor.

5. RevsDashboard
Menampilkan data seperti sudut bukaan throttle perputaran mesin, akselerasi, berkendara yang ekonomis.

Informasi lebih lanjut bisa dilihat di: https://www.yamaha-motor.co.id/yamahamobileapps/

Yamaha akan memberikan Quick Start Y-Connect yang merupakan panduan mengkoneksikan smartphone dengan perangkat CCU kepada pembeli All New Nmax Connected/ABS.

Cara mengkoneksikan smartphone dengan aplikasi Y-Connect pada perangkat CCU di unit motor :

1. Download dan login aplikasi Y-Connect.
- Scan QR Code pada Quick Start Y-Connect dan download aplikasi Y-Connect.
- Install aplikasi Y-Connect di smartphone.
- Buka aplikasi Y-Connect dan login dengan menggunakan alamat email.

2. Mengkoneksikan smartphone dengan perangkat CCU di unit motor dengan koneksi bluetooth. Terdapat tiga cara yang bisa dipilih yaitu :
- Scan QR Code pada perangkat CCU di unit motor dan lakukan koneksinya
- Scan barcode nomor rangka unit motor dan lakukan koneksinya
- Masukkan nomor rangka unit motor secara manual dan lakukan koneksinya

Hidupkan unit motor dengan memutar main switch (knob) ke posisi “ON”, lalu perangkat CCU akan mulai mencari koneksi dengan Smartphone-ID anda.

Setelah itu Smartphone-ID akan terkoneksikan di perangkat CCU dan keduanya akan saling terhubung. Ditandai dengan munculnya indikator Y-Connect dan baterai smartphone pada tampilan layar Multifunction-Meter di unit motor.

Hadirnya All New Nmax 155 Connected/ABS dengan aplikasi Y-Connect pada teknologi perangkat CCU akan memberikan perubahan pada kehidupan berkendara dan lifestyle konsumen. Hal ini merupakan komitmen Yamaha yang terus melakukan terobosan baru demi memenuhi kebutuhan konsumen yang selalu mengalami perkembangan.

Tuesday, February 4, 2020

BMKG: Waspadai Potensi Banjir Periode Hujan Tinggi di Bulan Februari - Maret 2020

Banjir Bandung Selatan Februari 2020

Berdasarkan analisis spasial distribusi curah hujan, perkembangan musim hujan hingga pertengahan Januari 2020, 99% wilayah Zona Musim (ZOM) di Indonesia telah memasuki musim hujan. Wilayah yang belum memasuki musim hujan terdapat di sebagian kecil Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, dan NTT.

Penguatan curah hujan tinggi di Februari 2020
Berdasarkan prakiraan hujan dasarian BMKG, terdapat indikasi bahwa pada awal Februari akan muncul peluang penguatan curah hujan tinggi di sebagian besar Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara, Sulawesi, dan Papua.

Berdasarkan prakiraan curah hujan harian BMKG, hujan dengan intensitas tinggi pada periode 31 Januari - 5 Februari berpotensi terjadi di wilayah Sumatera bagian selatan, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, dan Papua.

Potensi gelombang tinggi dan banjir
Sedangkan gelombang dengan tinggi 2.5 - 4.0 meter (Rough Sea) berpeluang terjadi di Laut Natuna Utara, Perairan utara Kepulauan Anambas - Kepulauan Natuna, Samudra Hindia selatan Jawa, perairan Kepulauan Sangihe - Talaud, Perairan utara Halmahera, Laut Halmahera, dan Samudra Pasifik utara Halmahera.

Menghadapi periode hujan tinggi di bulan Februari - Maret 2020, perlu diwaspadai potensi banjir di wilayah: Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, DI Yogyakarta, Jawa Timur, Bali, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, dan Papua.

Wilayah yang berpotensi cukup tinggi terjadi banjir adalah: Provinsi Banten (Pandeglang, Serang, Tangerang, Tangerang Selatan, Lebak), Provinsi DKI Jakarta, Provinsi Jawa Barat (Bandung, Bandung Barat, Bekasi, Bogor, Ciamis, Cianjur, Cimahi, Cirebon, Garut, Indramayu, Karawang, Kota Bandung, Bekasi, Bogor, Cirebon, Depok, Sukabumi, Tasikmalaya, Kuningan, Majalengka, Pangandaran, Purwakarta, Subang, Sumedang), Provinsi Jawa Tengah (Banjarnegara, Banyumas, Batang, Blora, Boyolali, Brebes, Cilacap, Demak, Jepara, Karanganyar, Kebumen, Kendal, Klaten, Pekalongan, Semarang, Surakarta, Tegal, Kudus, Magelang, Pati, Pekalongan, Pemalang, Purbalingga, Purworejo, Rembang, Sragen, Sukoharjo, Temanggung, Wonogiri, Wonosobo), Provinsi DI Yogyakarta (Bantul, Gunung Kidul, Yogyakarta, Kulonprogo, Sleman), Provinsi Jawa Timur (Banyuwangi, Blitar, Bojonegoro, Bondowoso, Gresik, Jember, Jombang, Kediri, Batu, Kediri, Madiun, Malang, Mojokerto, Pasuruan, Surabaya, Lamongan, Lumajang, Magetan, Nganjuk, Ngawi, Pacitan, Pamekasan, Pasuruan, Ponorogo, Probolinggo, Sampang, Sidoarjo, Situbondo, Sumenep, Trenggalek, Tuban, Tulungagung), Provinsi Sulawesi Selatan (Barru, Bone, Enrekang, Gowa, Jeneponto, Makassar, Palopo, Pare pare, Luwu, Luwu Timur, Luwu Utara, Maros, Pangkajenen Kepulauan, Pinrang, Sidenrang Rappang, Takalar, Toraja Utara, Wajo), Provinsi Sulawesi Tengah (Sigi), Provinsi Sulawesi Tenggara (Kolaka Utara, Konawe, Konawe Selatan, Konawe Utara), Provinsi Papua (Deiyai, Mamberamo Raya, Nabire, Dogiyai, Mimika, Mamberamo Tengah, Keerom, Paniai)

Curah hujan rendah di beberapa wilayah pada Februari 2020
Sementara itu pada bulan Februari, beberapa wilayah diprakirakan akan mengalami curah hujan rendah seperti di Aceh Timur, Sumatera Utara bagian Timur, dan Riau. Wilayah-wilayah tersebut perlu mewaspadai potensi kekeringan dan kebakaran hutan/lahan (karhutla). Hingga 30 Januari 2020, hotspot terbanyak terpantau di wilayah Riau dengan jumlah 117 titik. Potensi karhutla di wilayah Pesisir Timur Sumatera tersebut tidak terkait dan tidak terpengaruh oleh kebakaran hutan di Australia.

BMKG dalam membuat prakiraan cuaca (dan iklim) diawali dengan melakukan analisis data pengamatan cuaca dan fenomena atmosfer, kemudian analisis Model Numerik Cuaca dan diakhiri dengan pembuatan keputusan akhir oleh prakirawan. Data yang digunakan dalam pembuatan prakiraan cuaca (dan iklim) sangat beragam, mulai dari pengamatan, fenomena atmosfer hingga data model numerik cuaca. Jadi, input yang digunakan dalam pembuatan prakiraan cuaca tidak hanya data satelit dan model numerik (NWP) saja.

Meskipun kondisi iklim tahun 2020 diprakirakan mendekati pola normalnya, BMKG tetap mengharapkan kementerian/lembaga terkait dan masyarakat luas tetap waspada terhadap potensi dan risiko bencana terkait iklim dan cuaca (hidrometeorologi) di masa mendatang.

Masyarakat dihimbau agar terus memperbarui dan memanfaatkan informasi terkini dari BMKG. Layanan informasi tersebut dapat diakses melalui:
http://www.bmkg.go.id;
follow @infobmkg;
atau dapat langsung menghubungi kantor BMKG terdekat.

Saturday, January 18, 2020

Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan Ditargetkan Bisa Digunakan untuk Arus Balik Lebaran 2020

Jalan tol Jakarta - Cikampek II Selatan

Selain Jalan Tol Jakarta-Cikampek dan Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Elevated, Jasa Marga saat ini juga sedang membangun Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan. PT Jasamarga Japek Selatan (JJS), anak usaha Jasa Marga yang mengelola jalan tol ini optimis 8,7 Km (Sadang-Jalan Industri) dari total Paket 3 (Taman Mekar - Sadang) sepanjang 27,85 Km tersebut dapat beroperasi fungsional pada arus balik Lebaran 2020.

Jalur fungsional yang disiapkan adalah untuk arus balik Lebaran 2020, para pengguna Jalan Tol Purbaleunyi dari arah Bandung menuju ke Jakarta bisa keluar di Simpang Susun Sadang lalu masuk ke Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan untuk kemudian melewati akses Jalan Industri (Curug-Kosambi) dan bisa masuk lagi ke Jalan Tol Jakarta – Cikampek melalui Gerbang Tol Karawang Timur.

Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan memiliki panjang 62 Km yang terdiri 3 paket, yaitu:
a. Paket 1 (Jati Asih - Setu/JORR W2) sepanjang 9,3 Km
b. Paket 2 (Setu - Taman Mekar) sepanjang 24,85 Km
c. Paket 3 (Taman Mekar - Sadang) sepanjang 27,85 Km

Selain itu pembebasan lahan untuk Paket 3 hingga 15 Januari 2020 telah mencapai 73,88%, sedangkan progres konstruksinya telah mencapai 12,58%. Sementara itu, Paket 1 kini dalam tahapan penyelesaian Detail Engineering Design, sedangkan untuk Paket 2 dalam persiapan tender.

Jika sudah beroperasi penuh, Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan dapat memangkas waktu perjalanan dari Jakarta menuju Cikampek dari sisi selatan. Selain itu, Jalan Tol Jakarta-Cikampek II Selatan juga terhubung dengan JORR I, JORR II dan Jalan Tol Cipularang.

Wednesday, January 1, 2020

BMKG: Waspada Potensi Cuaca Ekstrem Sepekan ke Depan 1 - 7 Januari 2020

Hujan Bandung Januari 2020

BMKG memantau masih terdapat indikasi peningkatan POTENSI CUACA EKTREM di beberapa wilayah Indonesia dalam sepekan ke depan. Kondisi tersebut dipicu oleh adanya fenomena atmosfer skala regional hingga lokal, yaitu:
- aktifnya Monsun Asia yang menyebabkan terjadinya peningkatan pasokan massa udara basah di wilayah Indonesia;
- terbentuknya pola konvergensi dan terjadinya perlambatan kecepatan angin di beberapa wilayah;
- suhu permukaan laut di sekitar wilayah perairan yang cukup hangat sehingga menambah pasokan uap air cukup tinggi untuk mendukung pembentukan awan hujan; serta
- diperkuat dengan adanya fenomena gelombang atmosfer (Equatorial Rossby Wave dan Kelvin Wave) yang signifikan di sekitar wilayah Indonesia.

Berdasarkan kondisi tersebut, BMKG memprakirakan dalam sepekan ke depan POTENSI CUACA EKSTREM, CURAH HUJAN DENGAN INTENSITAS LEBAT YANG DAPAT DISERTAI KILAT/PETIR DAN ANGIN KENCANG berpotensi terjadi di beberapa wilayah sebagai berikut ini:

Periode 01 - 04 Januari 2020 :
Lampung
Banten
Jawa Barat
DKI Jakarta
Jawa Tengah
Jawa Timur
D.I. Yogyakarta
NTB
NTT
Kalimantan Timur
Kalimantan Tengah
Sulawesi Utara
Sulawesi Tengah
Sulawesi Barat
Sulawesi Selatan
Sulawesi Tenggara
Maluku
Papua

Periode 05 - 07 Januari 2020 :
Bengkulu
Jawa Barat
Jawa Tengah
Jawa Timur
D.I. Yogyakarta
NTB
NTT
Kalimantan Barat
Sulawesi Selatan
Maluku
Papua Barat
Papua

Masyarakat diimbau agar tetap waspada dan berhati-hati terhadap dampak yang dapat ditimbulkan seperti BANJIR TANAH LONGSOR, BANJIR BANDANG, GENANGAN, ANGIN KENCANG, POHON TUMBANG DAN JALAN LICIN.