Showing posts with label Profil Pemain Persib. Show all posts
Showing posts with label Profil Pemain Persib. Show all posts
Sunday, March 1, 2020
Profil Pemain Persib Musim 2020: Wander Luiz
Pertandingan perdana lawan Persela Lamongan di Liga 1 2020 pada Minggu (1/3/2020) di Stadion Si Jalak Harupat menjadi pembuka yang baik bagi Wander Luiz. Ia menyumbangkan dua gol di menit ke-54 dan menit ke-69, hingga akhirnya Pangeran Biru menang 3-0.
Duetnya dengan Geoffrey Castillion menjadi harapan baru bagi para bobotoh. Wander memiliki tinggi badan 180 cm dan kualitas sundulannya dengan penempatan posisi, membaca bola di udara, penempatan waktu kapan melompat, dan teknik mengayunkan kepala yang baik menjadi kekuatan utama Wander dalam menyundul bola. Wander juga memiliki kemampuan dribel dan kecepatan yang baik.
Pemain bernomor pungguh 9 ini nama lengkapnya Wander Luiz Queiroz Dias, lahir di Esprito Santo, Brasil 17 Februari 1992. Pemain yang bergabung dengan Persib musim 2020 ini sebelumnya membela klub Becamex Binh Duong,Vietnam.
Luiz sempat membela tiga tim di Brasil, namun tidak satupun tim yang bermain di divisi tertinggi. Ia akhirnya mencari tantangan baru di Vietnam pada tahun 2017 kala merapat ke Long An. Ia sempat dua kali pindah ke sesama tim Vietnam sebelum akhirnya membela Binh Duong musim lalu dan finis di urutan lima dari total 14 tim.
Musim lalu Wander bermain sebanyak 32 kali di berbagai kompetisi dengan catatan 11 gol dan empat asis. Ia tampil kala menghadapi Persija dan PSM Makassar di ajang AFC dengan torehan satu gol untuk masing-masing wakil Indonesia tersebut.
Ia datang ke Bandung pertengahan Januari 2020 lalu. Sementara kontraknya dengan Persib, dengan durasi 1+1 alias 1 tahun dengan opsi perpanjangan 1 tahun lagi. Ia datang bersama rekan senegaranya, Joel Vinicius. Hanya, sang teman, Vinicius tak bisa menarik jajaran pelatih buat gabung di skuad Maung Bandung.
Luiz tercatat pernah memperkuat klub sepak bola di Vietnam, dari Becamex Binh Duong, Long An, Can Tho, hingga Quang Nam. Ia mencetak dua gol saat Persib mengalahkan PSKC Cimahi 3-0 dalam uji coba di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), Sabtu 8 Februari 2020. Wander Luiz pun mengaku semakin nyaman bermain bersama pemain asal Belanda Geoffrey Castillion di lini depan.
Akun instagram: @wanderluiiz_
Thursday, January 16, 2020
Profil Pemain Persib Musim 2020: Teja Paku Alam
Penjaga gawang anyar asal Semen Padang, Teja Paku Alam akhirnya resmi bergabung dengan Persib. Teja bergabung dengan Maung Bandung terhitung hari Kamis 16 Januari 2020 setelah kontraknya bersama Semen Padang berakhir pada Rabu 15 Januari 2020.
Pemain kelahiran Painan, Sumatera Barat 14 Maret 1994 (25 tahun) ini dikontrak Persib selama dua musim ke depan. Persib kini memiliki lima pemain di bawah mistar, yakni I Made Wirawan, Aqil Savik, Dhika Bayangkara, Teja Paku Alam dan M. Natshir yang masih dalam pemulihan cedera.
Teja tentunya bukan nama asing bagi publik sepakbola Indonesia. Malang melintang bersama Sriwijaya FC dan Semen Padang, serta sempat menjadi anggota Tim Nasional Indonesia membuat kapasitas seorang Teja tidak perlu diragukan lagi.
Di Persib, Teja akan mengenakan nomor punggung 34. "Nomor 12 yang biasa saya pakai 'kan sudah ada yang pakai (Henhen Herdiana). 34 itu, 3x4 sama dengan 12. Tapi, nomor punggung tidak masalah. Yang penting saya harus kerja keras untuk Persib," terangnya.
Teja menjalani latihan perdananya sebagai penggawa Maung Bandung. Kiper kelahiran Painan Sumatera Barat 14 Maret 1994 ini berlatih kebugaran di Sosi Sport Club, Kamis 16 Januari 2020. Selain Teja, penjaga gawang senior I Made Wirawan juga tampak berlatih di pusat kebugaran tersebut.
Profil dan perjalanan karier sepak bola Teja Paku Alam
Terja merupakan mantan pemain binaan PPLP Sumbar. Teja Paku Alam, putra kebanggaan Pesisir Selatan lahir di Kenagarian, Surantih, 14 Maret 1994. Anak kedua dari empat bersaudara pasangan Yusman ZK dan Haldihpul Dewi Putri, adik Kandung dari Dongki Agung Pribumi, Sespri Bupati Pessel saat ini.
Teja Paku Alam pernah menempuh pendidikan di MTSN Salido Kecamatan IV Jurai, kemudian melanjutkan ke PPLP Sumbar hingga kelas dua. Berkat bakat dan kemampuannya sebagai pesepak bola, Teja dilirik SMA Ragunan Jakarta. Kiprahnya dalam dunia kulit bundar dimulai pada 2009 dengan bergabung di PPLP Sumbar. Tahun 2011 hingga 2013, ia terpilih dalam tim SAD yang berguru di Uruguay.
Pada 2013 Teja mulai memperkuat Sriwijaya FC. Kapasitasnya sebagai kiper jempolan, dibuktikan dengan terpilihnya pemain yang satu kampung dengan pelatih Bali United, Indra Sjafri, itu sebagai kiper utama Laskar Wong Kito. Teja Paku Alam akhirnya kembali ke tanah kelahirannya dengan memperkut Semen Padang pada Liga 1 2019. Ia menyudahi karier di Sriwijaya FC selama kurang lebih delapan tahun.
Akun Instagram: @tejapakualaam
Subscribe to:
Posts (Atom)

