Showing posts with label Kabupaten Bandung. Show all posts
Showing posts with label Kabupaten Bandung. Show all posts
Monday, March 23, 2020
Zona Merah, DPD PKS Kab. Bandung Bentuk Crisis Center Corona
Baleendah - Minggu 22-03-2020. DPD Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kabupaten Bandung bertindak cepat untuk turut mengantisipasi penyebaran virus corona di wilayah kab Bandung
Ketua umum DPD PKS Kabupaten Bandung H. Jajang Rohana. S.Pdi yang juga Anggota Komisi IV DPRD Prov Jabar Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) mengatakan, penyebaran virus corona di Kabupaten Bandung menurut Jajang sangat memungkinkan. Mengingat tingginya mobilitas masyarakat di Kabupaten Bandung pada umumnya. Apalagi kini Kabupaten Bandung sudah termasuk salah satu dari 8 daerah di Jawa Barat sebagai zona merah sebaran virus corona oleh pihak penanggulangan covid-19 provinsi Jabar. Jadi kita harus serius dalam menanggapi corona. Ungkap Jajang.
Untuk membantu mengantisipasi hal tersebut kami DPD PKS Kabupaten Bandung turut membantu masyarakat dengan melakukan beberapa kegiatan, diantaranya dengan membentuk Crisis Center Corona yang diketuai langsung oleh Maulana Fahmi (Kabid Kesra DPD PKS Kab.Bandung) yang kesehariannya sebagai Ketua Komisi D DPRD Kab.Bandung Fraksi PKS.
Fokus program dari Crisis center yang dibentuk DPD PKS tersebut diantaranya, di tiap-tiap Kecamatan di Kab. Bandung mengadakan kegiatan preventif/promotif dengan mengadakan pembuatan cairan hand sanitizer dan cairan desinfektan. Setiap DPC mengadakan kegiatan layanan sosial penyemprotan hingga pembagian cairan desinfektan dan hand sanitizer ke masyarakat.
Jajang mengatakan, masyarakat di Kabupaten Bandung hingga kini masih banyak yang kesulitan mendapatkan masker dan Hand sanitizer.
Program crisis center yang lain adalah : santunan bagi warga rawan pangan akibat social distancing, serta memastikan keselamatan kader dan struktur PKS, karena mereka adalah aset bagi umat.
Selain fokus terhadap Covid-19 , dengan adanya curah hujan yang cukup tinggi hingga mengakibatkan banjir di beberapa wilayah di Kabupaten Bandung kami pun seperti biasanya dalam setiap kejadian bencana telah menurunkan tim relawan kami untuk membantu para korban yang terdampak bencana banjir tersebut. Baik bantuan evakuasi, membuat dapur umum hingga membuat posko kesehatan.
"Semua kader PKS dan relawan yang ada di Kabupaten Bandung harus terlibat dalam menanggapi dan mengantisipasi penyebaran virus corona serta bencana banjir ini dengan selalu berkoordinasi dengan pemerintahan setempat, tapi tetap semua kader dan relawan yang terlibat harus nyaman dan aman bisa menjaga diri dengan meningkatkan imunitas, membersihkan tangan, makan dan minum yang higienis, minum vitamin C, tidak berada di suhu ekstrim terlalu lama,” tutupnya.
Sunday, March 15, 2020
Sekolah di Kab. Bandung Diliburkan 16 - 29 Maret 2020, Ini Isi Surat Edarannya
Ini isi lengkap Surat Edaran Disdik Kabupaten Bandung nomor 451/597 tentang Peningkatan Kewaspadaan Terhadap Resiko Penularan Infeksi Corona Virus Disease-19 (Covid-19) pada Satuan Pendidikan Dibawah Kewenangan Dinas Pendidikan Kabupaten Bandung (PAUD/TK, SD, SMP, LKP, LPK, DAN PKBM).
1. Seluruh Kepala Satuan Pendidikan, Tenaga Pendidik, Tenaga Kependidikan dan Peserta Didik agar meningkatkan Keimanan dan Ketakwaan serta berdo’a kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Kuasa untuk dilindungi dari wabah penyakit dan marabahaya.
2. Seluruh Kepala Satuan Pendidikan, Tenaga Pendidik, Tenaga Kependidikan dan Peserta Didik agar meningkatkan kewaspadaan diri dengan berprilaku hidup bersih dan sehat di berbagai tempat serta menghindari keramaian dan kegiatan yang mengundang banyak orang.
3. Menghentikan sementara kegiatan yang bersifat mobilisasi masa seperti:
a. Gebyar PAUD tingkat Kecamatan / Kabupaten
b. Lomba – lomba ( KSN, KOSN, FLS2N, Pentas PAI, Lomba PAUD/TK dan Kegiatan serupa lainya)
c. Workshop, Bimbingan Teknis, Sosoalisasi dan Kegiatan Sejenisnya baik yang dilaksanakan di luar kantor maupun di satuan pendidikan.
4. Untuk sementara waktu melarang kepada seluruh satuan pendidikan (PAUD/TK, SD, SMP, LKP, LPK, dan PKBM) melaksanakan kegiatan diluar lingkungan satuan Pendidikan, seperti:
a. Study Tour, Karyawisata, Outing Class dan Kegiatan serupa lainya.
b. Kegiatan Camping atau kegiatan Ekstrakurikuler lainya.
5. Menginstruksikan kepada Kepala PAUD/TK/RA, SD/MI, SMP/MTs, LKP, LPK, dan Ketua PKBM Melaksanakan Pembelajaran dirumah masing – masing mulai tanggal 16 Maret sampai dengan 29 Maret 2020.
6. Untuk kegiatan Ujian Sekolah pada jenjang SMP dan Ujian Nasional PAKET C ditunda sementara waktu sampai dengan waktu yang ditentukan kemudian.
7. Kepala Satuan Pendidikan /Ketua PKBM untuk memerintahkan wali kelas / guru /guru bimbingan konseling / guru pamong untuk berkomunikasi dengan orang tua / wali murid selama proses pembelajaran di rumah dengan memperhatikan hal berikut:
a. Pemberian pemahaman kepada orang tua / wali murid terkait pembelajaran di rumah
b. Pemberian tugas yang sederhana terintegrasi dengan Pendidikan Karakter dan Pendidikan Keluarga
c. Memberikan informasi kepada orang tua / wali murid untuk memperhatikan anak – anak nya selama berkegiatan dirumah dan tidak mengijinkan putra / putrinya berpergian tanpa pengawasan dan keterangan yang jelas.
d. Melaksanakan proses belajar dengan menggunakan aplikasi e-learning maupun aplikasi lainya yang efektif dan efisien serta tidak membertkan siswa dalam mengakses.
8. Para Koordinator Wilayah Kecamatan Bidang Pendidikan, Pengawas dan Penilik Satuan Pendidikan, Kepala Satuan Pendidikan, serta Komite Sekolah melakukan koordinasi, monitoring, dan evaluasi untuk memastikan peserta didik mengikuti kegiatan pembelajaran di rumah dan berada di rumah masing – masing.
9. Para Koordinator Wilayah Kecamatan Bidang Pendidikan, Pengawas dan Penilik Satuan Pendidikan tetap bertugas sebagaimana mestinya guna melaksanakan monitoring di wilayah kerja masing – masing.
10. Kepala Satuan Pendidikan, Tenaga Pendidik, Tenaga Kependidikan tetap bertugas di satuan pendidikan masing-masing, guna melakukan layanan administrasi dan pembelajaran sebagaimana diperlukan, serta melakukan pembersihan lingkungan satuan pendidikan.
11. Kepala Satuan Pendidikan memastikan ketersediaan sarana untuk cuci tangan pakai sabun (CTPS) dan alat pembersih sekali pakai (tissue) di berbagai lokasi strategis di satuan pendidikan.
12. Kepala Satuan Pendidikan memastikan bahwa warga satuan pendidikan menggunakan sarana CTPS (minimal 20 detik) dan pengering tangan sekali pakai sebagaimana mestinya, dan perilaku hidup besih sehat (PHBS) lainya.
13. Kepala satuan pendidikan memastikan satuan pendidikan melakukan pembersihan ruangan dan lingkungan satuan pendidikan secara rutin, khususnya handle pintu, saklar lampu, komputer, papan ketik (keyboard), dan fasilitas lain yang sering terpegang oleh tangan. Gunakan petugas yang terampil menjalankan tugas pembersihan dan gunakan bahan pembersih yang sesuai untuk keperluan tersebut.
14. Kepala satuan pendidikan mengingatkan kepada seluruh warga satuan pendidikan untuk tidak berbagi makanan dan minuman dalam satu piring dan satu gelas serta alat musik tiup.
15. Kepala satuan pendidikan mengingatkan kepada seluruh warga satuan pendidikan untuk menghindari kontak fisik langsung (bersalaman, cium tangan, berpelukan dan sebagainya).
16. Kepala satuan pendidikan membatasi tamu dari luar satuan pendidikan
Friday, March 6, 2020
Alokasi Dana Desa Kabupaten Bandung Rp322 Miliar dari Pemerintah Pusat
Dalam Raker Percepatan Penyaluran dan Pengelolaan Dana Desa Tahun 2020 Tingkat Provinsi Jawa Barat di Sentul International Convention Center Bogor, dikemukakan Pemkab Bandung mendapatkan pagu anggaran sebesar Rp. 322.217.180.000 dari pemerintah pusat.
Pada kesempatan tersebut, Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bandung H. Teddy Kusdiana mengimbau kepada seluruh perangkat desa agar dapat mengelola Dana Desa secara transparan dan akuntabel.
“Pengelolaan Dana Desa harus transparan dan akuntabel. Oleh karena itu, kami telah membuat perubahan regulasi berupa Perbup (Peraturan Bupati) yang saat ini masih dalam proses pengesahan,” ungkap sekda saat menghadiri kegiatan tersebut, Senin (2/3/2020).
Segera menyelesaikan laporan administrasi
Guna mempercepat pencairan Dana Desa, Teddy Kusdiana meminta aparat desa untuk segera menyelesaikan laporan administrasi, seperti laporan Anggaran Pendapatan dan Belanja Desa (APBDes).
“Tersendatnya proses pencairan Dana Desa biasanya karena laporan APBDes yang belum rampung. Oleh karenanya, pada kesempatan ini kami menekankan kepala desa agar menyelesaikan pekerjaan tahun sebelumnya yang belum selesai, baik yang bersifat administrasi seperti surat pertanggungjawaban, maupun fisik berupa infrastruktur atau pembangunan,” harapnya.
Sementara Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Bandung H. Tata Irawan memaparkan, untuk menciptakan transparansi pengelolaan Dana Desa, pihaknya telah menginstruksikan pemerintah desa untuk mencantumkan APBDes pada baligo.
“Untuk transparansi, pemerintah desa harus membuat baligo APBDes yang dipampang di kantor desa atau jalur utama desa,” papar Tata.
Enam program prioritas dalam pengelolaan Dana Desa di Kabupaten Bandung
Lebih jauh dirinya menjelaskan, terdapat enam program prioritas dalam pengelolaan Dana Desa di Kabupaten Bandung. Yakni program penunjang pengelolaan sampah, sarana air bersih dan sanitasi guna mencegah stunting, serta destinasi desa wisata.
“Program lainnya adalah konvergensi pencegahan stunting dengan PMT (Pemberian Makanan Tambahan) dan makan ikan, operasional KPM (Kader Pembangunan Manusia) juga program penunjang kebencanaan tingkat desa,” jelasnya.
Direktur Jenderal Bina Pemerintahan Desa Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI Nata Irawan menerangkan, tahun anggaran 2020 pemerintah pusat telah mengalokasikan Dana Desa sebesar Rp. 72 triliun untuk 74.953 desa di seluruh Indonesia. Sementara untuk provinsi Jawa Barat, pemerintah pusat telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp. 5,9 triliun untuk 5312 desa di 19 Kabupaten.
“Untuk memastikan Dana Desa dapat disalurkan tepat waktu dan dikelola secara akuntabel, kita perlu mengambil langkah – langkah percepatan dalam penyalurannya. Salah satunya dengan menggelar raker percepatan penyaluran dan pengelolaan Dana Desa tahun 2020,” tutupnya.
Monday, February 3, 2020
Minggu Sehat Ceria RT 04, Community Development Warga di GBA 1
Kegiatan pengembangan masyarakat yang diarahkan untuk memperbesar akses masyarakat untuk mencapai kondisi sosial-ekonomi-budaya yang lebih baik merupakan konsep dari Community Development. Tujuannya, masyarakat di tempat tersebut diharapkan menjadi lebih mandiri dengan kualitas kehidupan dan kesejahteraan yang lebih baik.
Dalam pelaksanannya, konsep pemberdayaan masyarakat tersebut agar warga dapat ikut dalam proses produksi atau institusi penunjang dalam proses ide, kreasi, produksi dengan wujud kesetaraan (equity) dengan tidak membedakan status, jabatan, dan keahlian. Ini dengan mengusung tujuan keberlanjutan (sustainability) dan mengutamakan kerjasama (cooperation). Kesemuanya berjalan secara simultan dengan menyinergikan potensi warga. Pola inilah yang mungkin sesuai dengan jargon: "dari warga, oleh warga, dan untuk warga".
Minggu Sehat Ceria RT 04 GBA 1
Konsep Community Development tersebut coba diaplikasikan oleh warga RT 04 RW 14 di lingkungan Perumahan Griya Bandung Asri 1 (GBA 1) di Desa/Kec. Bojongsoang, Kab. Bandung. Setiap hari Minggu pagi, warga di RT tersebut menggelar kegiatan bersama bertajuk "Minggu Sehat Ceria RT 04". Pelaksanaannya mirip dengan Car Free Day (CFD) dalam lingkup skala kecil, hanya di depan jalan area RT tersebut.
Selama awal tahun 2020 ini, kegiatan "Minggu Sehat Ceria RT 04" telah berlangsung dua kali. Kegiatan perdana sekaligus pembukaan diadakan pada hari Minggu (26/01/2020) dan kedua pada Minggu (02/02/2020). Kegiatan ini per minggunya akan berlangsung secara kontinyu ke depannya, dengan bersifat tentatif, salah satunya melihat faktor cuaca.
Wadah belajar wirausaha dan silaturahmi warga
"Kegiatan ini selain wadah untuk belajar wirausaha, juga media silaturahmi dan hiburan warga. Ya, maklum saja warga di lingkungan kami kan sehari-hari sibuk dengan pekerjaan masing-masing. Dan di hari Minggu pagi menjadi ruang untuk berkumpul sambil beraktivitas, dari jualan aneka makanan untuk sarapan pagi, olahraga ringan, kaulinan barudak, ngobrol bareng antarwarga, sampai hiburan. Jadi, semua warga di sini dari para orangtua sampai anak-anak bisa berbaur," ungkap Ali Yurja, Ketua RT 04 RW 14 Perumahan GBA 1.
Jadi, warga di sini saat bangun pagi mulai pukul 06.00 bisa langsung keluar rumah dan bergabung dengan tetangga-tetangga. Warga bisa berolahraga bareng, seperti senam, bulutangkis, bermain tenis meja, dan olahraga ringan lainnya. Sementara bagi yang cari makanan untuk sarapan, bisa membeli di meja-meja khusus penjual makanan yang penjualnya warga juga. Bagi yang mau hiburan, peralatan sound system untuk karaokean pun disediakan di sini. Kegiatan ini berlangsung hingga pukul 10.00 pagi.
Menyatukan warga
Kegiatan mini CFD ini merupakan salah satu bentuk kebersamaan di RT ini. Kegiatan lain yang dilakukan untuk semakin mempererat persatuan warga dengan rutin menggelar family gathering; pengajian bersama setiap bulan di masjid perumahan; pembuatan atribut bersama (kaos, topi, dll.), ngaliwet; kerja bakti; hingga inkubasi usaha dengan memberdayakan potensi warga dalam bidang entrepreneur. (SBR-002)
Tuesday, January 28, 2020
Wabup Gun Gun Gunawan: Perlu Adanya SOP Pengaturan Curug Jompong
Pemkab Bandung terus berupaya mengoptimalkan upaya penanganan banjir. Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Bandung, mencatat bahwa saat ini ada empat kecamatan di wilayah Kabupaten Bandung yang terdampak banjir cukup besar, antara lain Kecamatan Dayeuhkolot, Baleendah, Bojongsoang dan Kecamatan Rancaekek.
Wabup Kab. Bandung Gun Gun Gunawan mengungkapkan dalam penanganan ini, secara teknis Pemkab Bandung sudah melakukan berbagai upaya. Dari mulai bagaimana merekayasa penanganan kemanusiaan, evakuasi hingga memantau distribusi bantuan logistitk.
“Selain melakukan evakuasi dan penanganan pengungsi, kita juga terus berupaya semaksimal mungkin secara teknis mengerahkan sarana untuk mempercepat aliran air dari titik lokasi banjir yang dinilai terjadi penyumbatan, tanpa harus menunggu air surut dulu,” ucap Gun Gun Gunawan saat meninjau lokasi banjir di Desa Dayeuhkolot, Kecamatan Dayeuhkolot, Senin (27/01/2020).
Banjir di beberapa wilayah
Gun Gun mengatakan pemerintah daerah tidak saja konsen menangani banjir di wilayah Dayeuhkolot, Baleendah dan Bojongsoang saja, namun juga banjir di daerah Rancaekek, Sapan dan sekitarnya. Penanganan banjir dari aspek evakuasi, penyaluran logistik dan pelayanan kemanusiannya kata Gun Gun tetap harus sama prioritasnya, baik untuk di Sapan maupun Rancaekek.
“Jika dalam pelaksanaanya masih banyak kekurangan dan kurang maksimal, kami mohon maaf. Pemerintah daerah terus berikhitiar agar semua warga terdampak banjir mendapatkan pelayanan yang optimal,” tegas Gun Gun.
Dalam penanganan banjir di Kabupaten Bandung, kata Gun Gun koordinasi dan sinergitas antara pusat dan daerah pun terus ditingkatkan. Saat rapat koordinasi dengan Kementerian PUPR Republik Indonesia dan gubernur Jawa Barat beberapa waktu lalu, lanjut Gun Gun pihaknya menyampaikan kalau hujannya tidak tiap hari, hanya sekali saja mungkin genangan yang biasanya 3-4 hari bisa satu hari.
SOP pengaturan Curug Jomppong
“Tapi kalau hujannya tiap hari, Kami mengusulkan perlu adanya Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk pengaturan Curug Jompong. Kemudian untuk jangka panjangnya, selain penghijauan Kami mendorong PUPR untuk segera membangun kolam retensi di perbatasan Sumedang dengan Rancaekek. Di beberapa titik yang sedang diinisiasi untuk pembuatan kolam retensi contoh di polresta Bandung, Arjasari, dan Majalaya sehingga air yang mengalir di anak sungai tidak langsung mengalir ke Sungai Citarum. Namun dapat ditampung di koam retensi tadi. Dan itu bisa digunakan juga baik untuk irigasi pertanian, maupun pabrik dan suplai air baku”paparnya
Usai meninjau banjir, Wabup Gun Gun meninjau lokasi Curug Jompong. “Dari hasil pantauan hari ini, Curug Jompong dua terowongan ini sudah berjalan efektif. Hanya saja intensitas hujan dari tanggal 20 Januari sampai sekarang cukup deras yang mengakibatkan debit air di curug jompong meningkat melebihi tinggi normal di 4,5 meter,” ucap wabup.
Pada kesempatan itu wabup pun mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dalam beraktivitas. "Terus update informasi banjir dari BPBD. Dalam kesempatan ini,tidak lupa juga kami sampaikan terimakasih pada TNI dan polri serta organisasi yang ikut membantu prosesnya evakuasi dan juga memberikan bantuan, Semoga kebersamaan ini tetap terjaga," pungkasnya pula.
Sunday, January 12, 2020
Menteri Pertanian Lepas Ekspor Kentang Granola ke Singapura
Menteri Pertanian (Mentan), Syahrul Yasin Limpo, melepas ekspor Kentang Granola 20 ton ke Singapura, manggis 2,5 ton ke Thailand dan Bunga Melati 2,5 ton ke Cina di PT Alamanda Sejati Utama, Jalan Raya Pangalengan, Kabupaten Bandung, Sabtu (11/1/2020). Diharapkan, ekspor yang dilakukan bisa merambah pada produk pertanian jenis sayuran.
Hari ini melepas ekspor ke beberapa negara, beberapa komoditi holtikultura, perkebunan. Di Jabar, di Kabupaten Bandung memiliki potensi besar tidak hanya untuk konsumsi lokal tapi sudah berorientasi dunia, ekspor," ujarnya usai melepas produk ekspor di PT Alamanda Sejati Utama, Sabtu (11/1).
Ia berharap semua elemen pemerintahan di Jawa Barat mendorong pengusaha untuk mengeskpor produknya. Menurutnya, anak-anak muda pun didorong agar mengambil peran untuk memanfaatkan lahan yang ada.
Menurutnya, pihak pemerintah saat ini menggenjot produksi sektor pertanian termasuk memudahkan petani mendapatkan modal melalui Kredit Usaha Rakyat (KUR) dengan bunga hanya enam persen. Katanya dengan kondisi cuaca yang bagus termasuk potensi yang bagus serta penduduk yang banyak pertanian harus dimajukan.
"Ruangnya terbuka kalau (pertanian) dilakukan dengan teknologi tepat tidak pernah rugi," katanya. Yasin Limpo menambahkan, sektor pertanian yang baik akan membuat rakyat tidak miskin, membuka lapangan pekerhaan dan menaikan ekonomi masyarakat di daerahnya.
Wakil Bupati Bandung, Gun Gun Gunawan berharap para petani terus diberi ruang untuk menanam dan diberikan jaminan di hilir yaitu jaminan pasar. Selain itu, perusahaan pengekspor produk pertanian harus menyosialisasikan kepada petani mengenai tanaman yang diperlukan luar negeri.
"Perusahaan mampu memberikan informasi dan sosialisasi ke petani sehingga petani menanam tidak hanya untuk keperluan lokal namun untuk mancanegara," katanya.
Tuesday, December 17, 2019
Banjir Bandung Selatan, Jalan Pasar Dayeuhkolot Sepi Kendaraan
Hujan deras yang mengguyur Bandung pada Selasa (17/12/2019) menyisakan genangan di beberapa kawasan di Bandung Selatan. Pantauan tim Seputar Bandung Raya di kawasan Pasar Dayeuhkolot pada pukul 10.00 WIB, air luapan Sungai Citarum menggenangi jalan di depan Masjid Besar Ash-Shofia (Raharja Plaza).
Lalu lalang di sepanjang jalan ini pun terlihat sepi, hanya beberapa kendaraan besar dan delman yang melewati genangan air tersebut. Namun, ada beberapa pengendara roda empat dan roda dua yang nekat menerobos, walau kebanyakan akhirnya mogok mesin. Pengendara pun lebih banyak yang memilih jalur ke Jln. Raya Bojongsoang - Baleendah.
Pantauan lainnya di kawasan Cigebar yang biasa jadi langganan banjir terlihat sudah dikepung banjir. Untuk akses ke jalan raya Cijagra dekat Jembatan Citarum Lama, warga setempat menggunakan perahu.
Berdasarkan laporan dari Badan Penanggulangan Bencana (BPBD) Jabar, akibat hujan deras kemari, lima kecamatan terdampak banjir yaitu Kecamatan Ciparay, Kecamatan Dayeuhkolot, Kecamatan Baleendah, Kecamatan Bojongsoang, dan Kecamatan Banjaran. Ketinggian air mulai dari 50 cm hingga 190 cm.
Hingga Rabu,18 Desember 2019 Pukul 08.00, banjir di Kecamatan Ciparay terjadi di Jalan Raya Ciparay-Majalaya Cidawolong. Tinggi genangan air di Jalan Raya Mencapai 10-50 cm sehingga tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda empat dan roda dua. Adapun di Kecamatan Dayeuhkolot sedikitnya enam kampung tergenang banjir yaitu di Babakan Sangkuriang (40-100 Cm), Citeurep (50-120 Cm), Cilisung ( 50-130 Cm), Bojongasih (60-150 Cm), Gang Toha (10-30 Cm), Bolero (50-140 Cm), dan Kaum (10-60 Cm).
Hujan Deras Selasa Sore, Kawasan Bandung Selatan Dikepung Banjir
Hujan lebat dan berjam-jam yang turun hari Selasa (17/12/2019) di kawasan Bandung menyebabkan banjir beberapa wilayah. Laporan dari tim seputarbandungraya.com, hujan dengan intensitas tinggi dan durasi lama tersebut bukan hanya terjadi di Bandung. Salah satu tim yang melakukan perjalanan dari Jakarta ke Bandung pada Selasa sore tersebut, sepanjang jalan tol dari kedua kota tersebut hujan tidak berhenti. Saat sampai di gerbang tol Buah Batu pun, hujan masih turun deras.
Akibatnya beberapa wilayah di kawasan Bandung Raya tergenang banjir dan menimbulkan kemacetan. Peringatan awas pun dikeluarkan karena debit air Sungai Citarum naik. Salah satu kawasan yang terkena bencana adalah jalan yang menghubungkan Soreang-Ciwidey dimana bukit di daerah Kampung Patrol, Desa Sungapan, tergerus air. Akibatnya, Jalan Raya Soreang-Ciwidey sempat ditutup petugas untuk membersihkan material longsoran dan pepohonan yang menutupi jalan.
Sementara kawasan Bandung Selatan lainnya yang biasa jadi langganan banjir yakni Dayeuhkolot tepatnya di Pom Bensin Dayeuhkolot air mulai naik saat hujan mulai redas. Banyak kendaraan yang maksa melintasi dab banyak juga yang mogok. Pengendara pun banyak yang memilih jalan alternatif lewat Bojongsoang - Baleendah. Air pun terlihat naik di kawasan Babakan Sangkuriang, Dayeuhkolot, jalan pintas menuju Kp. Parunghalang terendam banjir. Kawasan lainnya yang terendam adalah Bojongasih (ketinggian sepaha orang dewasa), Ciganitri/Cikoneng (masih bisa dilewati kendaraan), dan Cibadak (Baleendah).
Kawasan lainnya di daerah Bojongsoang, beberapa perumahan tergenang banjir. Walaupun menjelang pukul 10 malam terlihat air mulai surut di beberapa titik. Titik lainnya sampai pukul 10 malam, Jalan Dayeuhkolot di depan Daliatex tidak bisa dilalui kendaraan karena luapan air. Sementara di kawasan Sapan, air menggenangi jalan tersebut namun masih bisa dilalui kendaraan. Kondisi serupa terjadi di Jalan Raya Laswi, tepatnya di kawasan Biru-Cidawolong, Kecamatan Majalaya.
Menuju Indonesia yang Ramah Terhadap Penyandang Disabillitas
Bumi Disabilitas Kabupaten Bandung memperingati Hari Disabilitas Internasional dengan berbagai kegiatan yang dilaksanakan di Villa Tjawene. Tak hanya outbond bersama, dilaksanakan juga acara sharing yang melibatkan beberapa inspirator seperti Agus Lukmanulhakim, Putri Gayatri, dan Irvine Gasta bersama puluhan Ibu dari anak Istimewa.
Wadah anak-anak disabilitas untuk lebih terbuka dan mengeksplor diri
Putri Gayatri Narasumber dengan prestasi terbesar menjadi Delegasi Anak untuk Sidang Umum PBB 70 mengatakan bahwa beliau sangat mengapresiasi dengan adanya acara ini. Dan mengaku baru pertama kali mengikuti sebuah event, yang benar benar melibatkan anak anak disabilitas. Putri juga menuturkan bahwa dengan diadakannya acara ini menjadi wadah dan kesempatan bagi anak-anak disabilitas untuk lebih terbuka dan mengeksplor diri.
Menurut Ibu Imas, ibu dari anak penyandang disabilitas bernama Adji Sudiarto menuturkan bahwa beliau sangat senang dengan adanya acara ini, karena acara ini menjadi jalan bagi Adji untuk lebih Percaya diri dalam berinteraksi dengan dunia luar. Ibu dua anak ini juga merasa bangga dengan Adji yang memiliki bakat Tari Jaipong dan kemampuan merangkai bunga dari cangkang jagung yang dipelajarinya secara otodidak. Bu Imas berharap Adji bisa menggapai cita-citanya menjadi penari profesional.
Bersosialisasi dengan dunia luar
MenurutYusuf Agung selaku Kordinator Lapangan dan Ketua Bumi Disabilitas, acara ini diadakan untuk lebih membuka jalan bagi anak anak penyandang disabilitas agar lebih membuka dan mengeksplor diri dengan dunia luar. Hal senada juga diungkapkan Yuni Widiawati selaku Founder Bumi Disabilitas. Yuni juga menambahkan bahwa acara ini bertujuan untuk para orang tua agar tidak menutup anaknya untuk bersosialisasi dengan dunia luar.
"Dalam acara ini terdapat 70 orang panitia yang berasal dari berbagai daerah, diantaranya Riau, Samarinda, Kalimantan, dan beberapa daerah lainnya," tutur Yuni Widiawati. Menurut wanita berkaca mata ini, pada awalnya, tidak kurang dari 400 orang yang mengajukan diri menjadi Panitia untuk World Disabillity Day 2019 ini, namun karena dari segi jarak, tempat yang kurang memadai, maka dipilihlah 70 orang panitia.
Unjuk bakat dan kemampuan anak disabilitas
Dana dari kegiatan ini diperoleh dari hasil penjualan karya anak anak istimewa yang membuat boneka rajut Tedy Bear, baju kaos bumi disabillitas, dan lukisan hasil karya anak istimewa. Dalam kegiatan ini, beberapa anak penyandang disabilitas menunjukkan bakat dan kemampuan mereka. Ada yang bermain musik, menari, baca puisi, dan melukis. Anak-anak penyandang Disabillitas ini berasal dari tiga desa di Kecamatan Cimaung, yaitu Desa Cipinang, Desa Warjabakti dan Desa Campaka Mulya.
Baik Yuni Widiawati dan Yusuf Agung berharap dengan diadakannya acara ini Indonesia bisa menjadi negara yang inklusi dan ramah terhadap penyandang disabilitas.
Sunday, December 1, 2019
Irwan Abubakar Ajak Warga Cikadut untuk Terus Jalin Silaturahmi
Pada reses pertamanya di anggaran 2019, Irwan Abubakar melaksanakanya di Desa Cikadut, Kecamatan Cimenyan. Irwan sengaja melaksanakan reses pertamnya di Desa Cikadut karena Desa Cikadut tempa tinggalnya. Seperti yang di ungkapkan " saya sengaja di reses pertama ini saya jadwalkan Desa Cikadut karena ini tempat tinggal saya, dan saya ingin silaturahim dengan warga Cikadut" tutur anggota dewan fraksi PKS
Irwan juga dalam kesempatan ini mengajak agar warga Cikadut tidak hanya sebatas reses untuk silaturahmi dengan dirinya, Dalam kegiatan rese juga hadir para aparat Desa Cikadut para tokoh dan para pemuda
Dalam sambutannya Sekretaris Desa Cikadut menyambut sangat senang dengan reses Irwan Abu Bakar di laksanakan di Desa Cikadut.
Pembangunan SMA Negeri Jadi Target Irwan 5 Tahun Kedepan
Dalam kegiatan reses yang pertama anggaran 2019, anggota DPRD Kabupaten Bandung melaksanakan reses di minggu terakhir di bulan November. Salah satu anggota DPRD Kabupaten Bandung Irwan Abu Bakar yang berasal dari Dapil 3 melaksanakan resesnya di tiga tempat yaitu Desa Cikadut, Desa Cimenyan, dan Desa Ciburial.
Dalam kegiatan reses ini, yang banyak jadi keluhan warga di antara jalan, rentenir, dan pendidikan. Keluhan warga itu akan jadi prioritas Irwan dalam masa baktinya jadi dewan 2019-2024, seperti yang diungkapkan Irwan saat menjawab beberapa pertanyaan dari warga, "untuk permasalahan jalan saya akan terus ajukan untuk di Kecamatan Cimenyan, dan untuk SMA negeri di Kecamatan Cimenyan jadi prioritas saya lima tahun ke depan," ujar anggota DPRD Fraksi PKS ini.
Irwan juga menambahkan kenapa dia menjadikan pembangunan SMA negeri jadi prioritas utama di masa jabatannya, karena di Kecamatan Cimenyan ini belum ada SMA negeri. Walau Cimenyan ada di perbatasan Kota Bandung yang ada beberapa sekolah SMAN di perbatasan tapi karena sistem zonasim banyak anak anak cimenyan yang tidak dapat sekolah di sekolah negeri.
Friday, November 29, 2019
199 Kepala Desa Terpilih di Kabupaten Bandung Dilantik Bupati Dadang Naser
Bila pada Pilkades sebelumnya, kades terpilih di Kab. Bandung dilantik oleh masing-masing camat. Pada Pilkades 2019, karena diselenggarakan bersamaan, pelantikanya dilakukan secara serentak. Dan pada Jumat (29/11/2019), sebanyak 199 orang Kepala Desa (Kades) terpilih dari berbagai desa di Kab. Bandung dilantik secara serentak oleh Bupati Bandung Dadang M Naser. Pelantikan kades serentak ini pun menjadi bagian sejarah di Kab. Bandung.
Pada Jumat sore tersebut, 199 kades terpilih naik ke atas panggun dan mereka siap dilantik di Gedung Budaya Sabilulungan, Kabupaten Bandung. Dalam sambutannya, Bupati mengungkapkan bawa pemerintah desa merupakan salah satu pilar kokohnya penyelenggaraan otonomi daerah. Keberhasilan penyelenggaraan otonomi daerah sangat ditentukan pula oleh keberhasilan penyelenggaraan pemerintahan desa.
Menyikapi hal itu, Bupati berpesan dan menuntut kepada seluruh kepala desa agar dapat memahami, mentaati dan melaksanakan apa yang menjadi tugas, wewenang, kewajiban dan tanggung jawabnya sesuai dengan ketentuan yang ada.
Sementara, sebanyak sembilan ASN Kabupaten Bandung terpilih menjadi Kades dalam Pilkades serentak tahun 2019 ini. Dalam Pilkades serentak 2019, terdapat 34 ASN Kabupaten Bandung yang turut mencalonkan diri. Sebagai informasi, ASN Kabupaten Bandung yang ikut Pilkades ada 34 orang. 32 jadi calon kades di Kabupaten Bandung, 1 orang di Kabupaten Bandung Barat, dan 1 orang di Kabupaten Garut.
Dari 34 ASN Kabupaten Bandung yang turut menjadi Kades, 9 diantaranya mendapat suara terbanyak. Jika tidak ada gugatan, maka 9 orang ASN tersebut akan menjadi Kepala Desa. Maka sesuai dengan aturan, ASN yang menjadi Kades tidak harus mengundurkan diri, namun negara akan melakukan pembebasan tugas dari jabatan organiknya.
Sunday, November 24, 2019
Konferensi Musik Indonesia Festival dan Eksebisi 2019 Digelar di Gedong Budaya Sabilulungan
KAMI, Konferensi Musik Indonesia Festival dan Eksebisi 2019 digelar Sabtu, 23 November 2019 di Gedong Budaya Sabilulungan (GBS), Kabupaten Bandung, berfokus pada tata kelola industri musik yang lebih adil dan berkelanjutan.
Konferensi dibuka Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil, Bupati Bandung Dadang M. Naser dan Glenn Fredly, serta diisi tiga sesi diskusi yang mempertemukan aktor-aktor penting industri musik, dengan pemerintah, pihak swasta, dan masyarakat sipil.
Penggagas KAMI, Konferensi Musik Indonesia, Glenn Fredly berharap, konferensi kali ini bisa menghasilkan momentum yang membuat industri musik yang adil dan berkelanjutan. Jika tata kelola industri musik dapat lebih baik, diharapkan musik juga bisa lebih efektif membantu sektor lainnya, seperti film, pariwisata hingga merajut perdamaian.
GBS menjadi lokasi perhelatan Konferensi Musik Indonesia yang kedua, sebelumnya diadakan di Ambon Maluku 7-9 Maret 2018 lalu, yang mendorong kesuksesan, hingga Ambon ditetapkan menjadi Kota Musik Dunia oleh UNESCO.
KAMI melalui Konferensi Musik Indonesia, akan terus berkomitmen menjadi ruang atau forum pemantik bagi kemajuan tata kelola musik tanah air yang akan selalu melibatkan pemerintah, pelaku musik tanah air, dunia usaha, pendidikan, serta lintas disiplin kreatif lainnya seperti film, fashion, arsitektur, sastra dll.
Bupati Bandung, H. Dadang M. Naser mengungkapkan, musik mempunyai peran besar dalam menciptakan peradaban dunia, oleh karena itu pihaknya akan terus bersinergi dengan para pecinta musik, bertukar pikiran dalam berkreasi dan berinovasi serta merumuskan bagaimana mengembangkan potensi lokal, agar para seniman Kabupaten Bandung dapat meningkatkan eksistensinya baik pada skala Lokal, Nasional, maupun Internasional.
Sementara itu Gubernur Jabar, Ridwan Kamil menegaskan, fungsi musik ini beragam, selain untuk berekspresi sebagai kreativitas kebahagiaan juga untuk persatuan. Namun curahan hati para pemusik juga didengar, bahwa eksistensi dan kesejahteraan masih kurang. "Mudah-mudahan Jabar bisa menjadi contoh bagi daerah lain di Indonesia, karena sudah mempunyai Perda tentang Ekonomi Kreatif, untuk mendukung keberadaan musik, dan saat ini sedang dibangun Creative Centre, fasilitas bermusik dan lain-lain" tuturnya. (Diskominfo Kab. Bandung)
Monday, November 18, 2019
Pemuda Apresiasi Kinerja Pemkab Bandung
Citra baik Pemerintah Kabupaten Bandung sebagai pemerintah daerah yang berhasil sebagai penjajaga semangat pembangunan kepemudaan sesuai dengan amanat Undang-undang nomor 40 tahun 2009 tentang Kepemudaan hingga saat ini terus terpelihara. Pendapat itu disampaikan Ketua Umum GADA Angkatan Muda Siliwangi (AMS), Bobby Erlangga Sumaatmadja, SH., kepada wartawan di Bandung belum lama ini.
Pernyataan tersebut disampaikan sebagai bentuk apresiasi sekaligus refleksi atas prestasi Pemerintah Daerah Kabupaten Bandung yang pernah meraih penghargaan Pemuda Award dari Kementerian Pemuda dan Olah Raga Republik Indonesia dalam beberapa kurun waktu ke belakang sekaligus mengiringi berlangsungnya pelaksanaan Musyawarah Daerah Pemuda/KNPI Kabupaten Bandung, di Bandung, Senin, 18 November2019.
Bobby berpendapat jika semangat meraih prestasi seperti ini dapat terus dipertahankan oleh berbagai kalangan di Kabupaten Bandung.“Suatu ebangggan yang patut disampaikan bahwa prestasi kedaerahan ini telah menjadi perhatian nasional.
Pemuda Award yang diberikan oleh Kemenpora menjadi simbol bagaimana keseriusan Pemerintah Daerah memperjuangkan pembangunan kepemudaan di daerahnya, "selangkah lebih cepat dari prestasi daerah lain,” ujar Bobby.
Menurutnya, capaian prestasi kedaerahan dalam konteks pembangunan kepemudaan dewasa ini benar-benar dapat dirasakan spiritnya. Pemuda Kab. Bandung yang secara antusias merefleksikan semangat tersebut seperti dalam momentum menjelang Musda KNP Iini,semua bahu membahu menjaga citra baik pemuda daerahnya dengan cara memelihara keterpaduan langkah-langkah secara normatif.
"Tidak bisadipungkiri jika saja dalam perhelatan pemilihan kepemimpinan di KNPI saratakan kepentingan politik. Namun,desakan kepentingan politik yang muncul tidak memposisikan kepentingan lain yang lebih besar diantara para pemuda yang ada yaitu kebersamaandan silaturahmi,” katanya.
Pemberian Penghargaan Pemuda Award dari Kemenpora kepada Bupati Bandung, Dadang Naser,beberapa waktu lalu tersebut merupakan penghargaan atas prestasi yang dicapai Pemerintah Kabupaten Bandung atas inisiatifnyam enerbitkan Peraturan Daerah (Perda) Kabupaten Bandung Nomor 30 tahun 2012 tentang Pembangunan Kepemudaan.
Perda tersebut terbitber selang beberapa tahun dari terbitnyaUndang-undang Nomor 40 Tahun 2009. Perda Nomor 30Tahun 2012 adalah Perda yang mengatur tentang Pembangunan Kepemudaan pertama se-Indonesia pasca terbitnya Undang-undang Kepemudaan.
Dalam kesempatan tersebut, Bobby menambahkan, bahwa pentingnya mendorong lahirnya ketokohan pemuda yang lebih luas dan bervariatif terutama dalam mengembangkan kepemimpinan di daerah. Mengingat begitu banyaknya potensi dari berbagai sektor di Kab. Bandung yang perlu untuk terus dikembangkan.
Berbicara regenerasi, Bobby berpendapat pula bahwa keberlangsungannya harus dapat terus berjalan. KNPI sebaga ikawahc andradimuka kepemimpinan pemuda harus bisa menjawab tantangan ini yaitu tantangan berupa penciptaan generasi yang lebih tangguh da ntercerahkan sesuai dengan tuntutan perkembangan Zaman.
Bobby mengingatkan dalam momentum Musda KNPI Kab.Bandung yang digelar pada bulan November 2019 tersebut betul-betul dapat berjalan dengan baik dan semua pihak yang berkepentingan dapat mengedepankan ketercapaian kepentingannya dengan cara musyawarah mufakat. Pihaknya percaya dari perkembangan yang ada di lapangan selama ini, Pemuda Kabupaten Bandung dapat mencapai jalan mufakat berupa aklamasi dalam prose spemilihan KetuaKNPI Kab. Bandung masa bakti 2019- 2022.
Subscribe to:
Posts (Atom)













